Written on
August 26, 2008 – 12:12 am | by aRdHy
Merdeka! Merdeka! …
suara itu bergemuruh di antero negeri saat2 menjelang 17 Agustus kemaren…
Hampir semua orang ikut serta dalam berbagai perayaan kemerdekaan di tempat mereka masing2
kebanyakan dirayakan dengan banyak kegiatan
ada game2 seru, sukuran, gelar pentas seni dan semacamnya
namun kiranya tidak semua orang di negeri ini menikmatinya
sebagian dr kita malah mungkin ada yg sedang berjuang mengais rejeki, dr pagi hingga petang…
sebagian dr kita malah mungkin berkeringat seharian, hanya untuk sesuap nasi
tidak peduli akan detik2 proklamasi, karena itu tidak membuat mereka kenyang saat ini…
sebagian mencibir tidak nasionalis, sebagian mencibir mereka yg merasa nasionalis tapi tidak sosialis … mana yg benar ???
masing2 minta benar…
masing2 minta menang..
lalu kapan selesainya semua problem ini ???
tidak akan pernah selesai!
aku mencoba membuat rangkaian kecil perjalanan menjelang detik2 kemerdekaan kemaren …
aku bertanya2 kepada beberapa orang yg kukenal tentang makna kemerekaan bagi mereka … begini hasilnya … lets see ok…
- seorang imam masjid berkata arti kemerdekaan bagi nya :
“merdeka itu klo saya bilang yah itu to nak, klo kita beribadah tanpa ada rasa takut/cemas akan gangguan/larangan orang laen sehingga bisa khusuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, terus toleransi orang akan lingkungan tempat tinggal nya dimana mereka yang berbeda keyakinan tidak saling bermusuhan, bahkan saling mendukung satu sama laen, begitu kira2 nak … :)”
- seorang veteran perang yg masih terhitung “eyang” bagiku menyampaikan :
“merdeka itu saat penjajah berhasil kita taklukan di tanah air ini, saat bendera merah putih berkibar di seantero negeri, saat proklamasi di kumandangkan, kan begitu ? jd kita lepas dr belenggu penjajahan”
- Seorang tukang sayur, tetangga saya bilang :
” merdeka itu saat saya tidak susah nyari kebutuhan buat dagang, dan harga sembako kebutuhan pokok bisa saya beli, la percuma kan le … klo mau dagang aja susah, jd kyk jaman penjajahan aja kan ??”
- Seorang penyanyi dangdut keliling kampung, yang juga masih temen sd saya bilang :
“ya merdeka itu klo saya bebas joged, saya bebas expresi di atas panggung, mau ngebor, mau patah2, mau gergaji, ya begitu pokoknya … “bebas” ngapa2in di pentas… jd nyanyi nya santai ga di atur sana sini…nanti dikatakan “aksi porno” kan repot aku nyari uang. iyo po ora ??”
- Seorang mahasiswa semester akhir ptn terkenal di negeri ini bilang :
“merdeka itu, yah kita ini aktif, bisa bebas mengemukakan pendapat, tanpa harus di halang2i .. kan pembelajaran, kita bisa protes klo ada keliatan kesalahan2 aparat, pemerintahan, dkk.. kita bisa protes klo ada kebijakan2 yg menyengsarakan rakyat… kita bebas berorganisasi, sehingga biar demokrasi bisa di jalankan dengan benar2 … demokrasi yang demokratis…”
dan masih banyak komentar lain yang saya sampai lupa mo nulisnya … hehehe.. maklum saya ini kan bodoh jd daya tangkap nya agak lemot juga
namun pada dasarnya saya bisa menarik sedikit hikmah, dari masukan sodara2 diatas dan yg tidak sempat saya muat, serta dari pemikiran saya sendiri…
klo boleh saya bilang “MERDEKA ITU ADALAH SAAT KITA BENAR - BENAR HIDUP”
lho kok cuman gith ??
begini pendapat saya..
- HIdup menurut saya adalah …
saat manusia bisa memahami kenapa dia bernapas, mendengar, melihat, merasakan, atau saat manusia tidur, terbangun, berkeringat, dsb nya
setiap bagian kecil yg kita lewati dalam keseharian kita dari kita lahir sampai mati … itu adalah hidup … mau itu senang, susah, jujur, bohong, apapun itu! itulah hidup bagi saya, karena itu merdeka itu saat kita benar2 hidup, saat kita benar2, sungguh2, menjalani hidup ini, menikmati setiap kecil yg di lewati, apakah itu senang atau susah, … berusaha untuk menjadi lebih baik setiap waktunya…
so ?? merdekakan dirimu sebelum kau di merdekakan dr dunia ini … ^^ good luck!
Posted in Life Style | 1 Comment »