Song of This Year…


Written on March 9, 2009 – 7:22 pm | by aRdHy

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
(Composed by Michael Heart)

A blinding, flash of white light
Lit up, the sky over Gaza tonight
People, running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks, and their planes
With ravaging, fiery flames
And nothing, remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques, and our homes, and our schools
But our spirit, will never die
We will not.. go down..
In Gaza tonight

Women, and children alike
Murdered and massacred, night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on, who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood, and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques, and our homes, and our schools
But our spirit, will never die
We will not.. go down..
In Gaza tonight

;end
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques, and our homes, and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In the night, without a fight
We will not… go down…
In Gaza tonight

Merdeka itu…


Written on August 26, 2008 – 12:12 am | by aRdHy

Merdeka! Merdeka! …

suara itu bergemuruh di antero negeri saat2 menjelang 17 Agustus kemaren…
Hampir semua orang ikut serta dalam berbagai perayaan kemerdekaan di tempat mereka masing2

kebanyakan dirayakan dengan banyak kegiatan
ada game2 seru, sukuran, gelar pentas seni dan semacamnya

namun kiranya tidak semua orang di negeri ini menikmatinya

sebagian dr kita malah mungkin ada yg sedang berjuang mengais rejeki, dr pagi hingga petang…

sebagian dr kita malah mungkin berkeringat seharian, hanya untuk sesuap nasi

tidak peduli akan detik2 proklamasi, karena itu tidak membuat mereka kenyang saat ini…

sebagian mencibir tidak nasionalis, sebagian mencibir mereka yg merasa nasionalis tapi tidak sosialis … mana yg benar ???

masing2 minta benar…

masing2 minta menang..

lalu kapan selesainya semua problem ini ???

tidak akan pernah selesai!

aku mencoba membuat rangkaian kecil perjalanan menjelang detik2 kemerdekaan kemaren …

aku bertanya2 kepada beberapa orang yg kukenal tentang makna kemerekaan bagi mereka … begini hasilnya … lets see ok…

- seorang imam masjid berkata arti kemerdekaan bagi nya :

“merdeka itu klo saya bilang yah itu to nak, klo kita beribadah tanpa ada rasa takut/cemas akan gangguan/larangan orang laen sehingga bisa khusuk memanjatkan doa kepada Allah SWT, terus toleransi orang akan lingkungan tempat tinggal nya dimana mereka yang berbeda keyakinan tidak saling bermusuhan, bahkan saling mendukung satu sama laen, begitu kira2 nak … :)”

- seorang veteran perang yg masih terhitung “eyang” bagiku menyampaikan :

“merdeka itu saat penjajah berhasil kita taklukan di tanah air ini, saat bendera merah putih berkibar di seantero negeri, saat proklamasi di kumandangkan, kan begitu ? jd kita lepas dr belenggu penjajahan”

- Seorang tukang sayur, tetangga saya bilang :
” merdeka itu saat saya tidak susah nyari kebutuhan buat dagang, dan harga sembako kebutuhan pokok bisa saya beli, la percuma kan le … klo mau dagang aja susah, jd kyk jaman penjajahan aja kan ??”

- Seorang penyanyi dangdut keliling kampung, yang juga masih temen sd saya bilang :
“ya merdeka itu klo saya bebas joged, saya bebas expresi di atas panggung, mau ngebor, mau patah2, mau gergaji, ya begitu pokoknya … “bebas” ngapa2in di pentas… jd nyanyi nya santai ga di atur sana sini…nanti dikatakan “aksi porno” kan repot aku nyari uang. iyo po ora ??”

- Seorang mahasiswa semester akhir ptn terkenal di negeri ini bilang :
“merdeka itu, yah kita ini aktif, bisa bebas mengemukakan pendapat, tanpa harus di halang2i .. kan pembelajaran, kita bisa protes klo ada keliatan kesalahan2 aparat, pemerintahan, dkk.. kita bisa protes klo ada kebijakan2 yg menyengsarakan rakyat… kita bebas berorganisasi, sehingga biar demokrasi bisa di jalankan dengan benar2 … demokrasi yang demokratis…”

dan masih banyak komentar lain yang saya sampai lupa mo nulisnya … hehehe.. maklum saya ini kan bodoh jd daya tangkap nya agak lemot juga
namun pada dasarnya saya bisa menarik sedikit hikmah, dari masukan sodara2 diatas dan yg tidak sempat saya muat, serta dari pemikiran saya sendiri…

klo boleh saya bilang “MERDEKA ITU ADALAH SAAT KITA BENAR - BENAR HIDUP”
lho kok cuman gith ??
begini pendapat saya..
- HIdup menurut saya adalah …
saat manusia bisa memahami kenapa dia bernapas, mendengar, melihat, merasakan, atau saat manusia tidur, terbangun, berkeringat, dsb nya
setiap bagian kecil yg kita lewati dalam keseharian kita dari kita lahir sampai mati … itu adalah hidup … mau itu senang, susah, jujur, bohong, apapun itu! itulah hidup bagi saya, karena itu merdeka itu saat kita benar2 hidup, saat kita benar2, sungguh2, menjalani hidup ini, menikmati setiap kecil yg di lewati, apakah itu senang atau susah, … berusaha untuk menjadi lebih baik setiap waktunya…
so ?? merdekakan dirimu sebelum kau di merdekakan dr dunia ini … ^^ good luck!

Klo aku harus UJIAN


Written on June 25, 2008 – 6:30 pm | by aRdHy

Aku malas bangun pagi..
Aku malas harus buka buku sampai pagi…
Aku malas waktu mimpiku terkurangi
intinya aku tidak suka UJIAN!!

HUH..
tapi tunggu, sabar2 kl ga ujian nti saya ga lulus2 kan
he he he
ya gith pokoknya… saya benci tapi harus saya jalani
mau ga mau =p

kaowkoaowoakowoawok
sudah2 saya mo ujian … ^^

euh


Written on May 26, 2008 – 4:56 am | by aRdHy

sudah 1/4 abad usiaku terlampaui
sudah 1/4 abad aku berbuat dosa
sudah 1/4 abad aku bersenang²
sudah 1/4 aku selalu saja lupa akan kebaikan Tuhan…

padahal kita tidak pernah tau akan hari esok
padahal kita tidak pernah tau akan rencana Tuhan untuk kita
namun tetap saja aku sombong dan angkuh
namun tetap saja aku tidak merasa takut akan azab  - Nya

apakah ini kebutaan ?
ataukah ini sebuah ketidak tahuan ??
tidak!
ini bukan kebutaan atau pun ketidak tahuan …
tapi keduanya
ketidak tahuan dan kebutaan yg menyatu dalam jiwa
hatiku buta dan dibutakan
hatiku tidak tahu dan tidak mengetahui

aku selalu bertanya , kapan engkau akan memanggilku
dan akankah saat itu aku telah dijalanmu
aku takut…
aku takut aku tidak kuasa menerima azabmu, tapi aku juga tak merasa pantas menerima karuniamu.. tolonglah aku Tuhan, tunjukkan jalan yg benar pada hambamu yg hina ini…

amien

aku benci …


Written on May 26, 2008 – 3:20 am | by aRdHy

aku benci saat harus bilang “hanih aku pulang dulu yah…”
aku benci saat harus bilang “hanih ati2 dijalan yah…”

entah sudah sekian kali kata itu terucap
saat itu pula aku merasa benci akan diriku
aku benci karena seharusnya kata2 itu tidak terucap
aku benci karena seharusnya aku bisa ada disisimu selalu

kau selalu membuatku tersenyum
kau selalu membuatku nyaman dan tenang
bersamamu aku bisa melewati semua nya dengan sepenuh jiwa
bersamamu aku bahagia…

aku benci jika ingat bahwa semua tidak lah abadi
namun sebenci apapun akan hal itu aku ingat dan selalu mengingat
karena memang begitulah hidup
ada awal dan ada akhir
yang jd berbeda adalah.. apakah awal dan akhir itu cepat, lambat, atau sangat lambat..
namun seperti apapun jua… secepat, selambat atau sangat lambat suatu waktu dari kebahagiaan yang terpenting adalah setiap detik kebersamaan itu di jalani, dengan senyum, canda, marah, iri, sebel, dan banyak hal lainya

karena itulah .. hidup bisa jd lebih berarti

with love
aRdHy

Jatuh CInta Lagi .. ?


Written on April 23, 2008 – 10:32 pm | by aRdHy

Ora ruh rasane kangen terus pada Hanieh ku sayang Indri … apakah ini jatuh cinta lagi … jd makin cinta ?? yaaaaaaaaaa alhamdulillah … :D

Saat Aku Rindu …


Written on August 19, 2007 – 11:10 am | by aRdHy

aku ingin memelukmu dan berkata “hanih aku merindukan mu…”
aku ingin menggenggam kedua tanganmu dan berkata “terima kasih cinta..”
aku ingin bersandar dibahumu dan berkata “kau memang yg terbaik..”
aku ingin duduk disebelahmu dan berkata “bersamamu aku bahagia…”

aku ingin merangkulmu dan berkata “semangatmu seperti mentari pagi,…”
aku ingin mencium keningmu dan berkata “indri, aku cinta kamu…”

bagi dunia kau mungkin bukan siapa2, tapi bagiku kau adalah segalanya, biarkanlah tetap seperti apa adanya dirimu, karena begitulah rasa ini ada,… bersinar teranglah bintang ku, terangi malam2 ku,… bawa aku pulang ke tempatmu yg jauh di langit sana, bersama dengan mu …

Jagalah Mereka …


Written on July 13, 2007 – 5:44 pm | by aRdHy

TUhan aku bukanlah hambamu yg taat
bukan pula hambamu yg baik
aku bukan lah cucu adam yg layak masuk surga
juga bukan lah cucu adam yg kuat menahan siksa neraka

Tuhan aku bersimpuh dibawah naungan langit malam
tengadah memandang bintang, memohon ampunan
aku tau dosaku tak terkira, dan tidak banyak kebaikan yg kulakukan di dunia
namun aku juga tau hanya kepada Engkau aku bisa meminta

aku pinta pada Engkau Tuhan … Jagalah mereka semua …

Will you ever?


Written on April 21, 2007 – 2:51 pm | by aRdHy

I don’t think you will
ever fully understand
how you’ve touched my life
and made me who I am.

I don’t think you could ever know
just how truly special you are
that even on the darkest nights
you are my brightest star.

I don’t think you will ever fully comprehend
how you’ve made my dreams come true
or how you’ve opened my heart
to love and the wonders it can do.

You’ve allowed me to experience
something very hard to find
unconditional love that exists
in my body, soul, and mind.

I don’t think you could ever feel
all the love I have to give
and I’m sure you’ll never realize
you’ve been my will to live.

You are an amazing person
and without you I don’t know where I’d be.
Having you in my life
completes and fulfills every part of me.

The Answer …


Written on February 20, 2007 – 3:38 am | by aRdHy

Masih sama, seperti hari biasanya hujan turun rintik, semenjak siank menjelang, mentari tak nampakan sinarnya karena tertutup awan kelam, aku duduk menyendiri di balkon bangunan itu, aku melihat tinggi keangkasa, menengadah ke langit yg hitam oleh awan, mencoba untuk melihat sang bintang…

jam menunjukan pukul 12.30, air berjatuhan dari langit, pelan dan pasti, semakin lama semakin deras saja, aku berlari kebawah untuk berteduh, aku lihat kedepan, ah ada tempat, pikirku ,…

tidak biasanya aku langsung melihat email, di antara surat masuk terdapat sebuat email yg sudah hampir saja aku lupakan, sebuah email yg selalu kukirimi permintaan maap, sebuah email yg selalu aku kirimi tanda persahabatan kembali, ….

aku buka dan kubaca, larik demi larik surat itu …. kupahami dan kuhayati …

oh …

aku tidak tahu apakah aku harus bilang apa, namun setelah kubaca email itu, kurasakan pelan airmata menetes di pipiku, setelah sekian lama aku mencari sebuah jawaban, setelah sekian lama aku mencoba menukan arti kepergian mu, kini aku mengerti, bahwa semua itu memang harus terjadi, …

aku selalu berpikir bahwa kau pergi karena aku ,…

aku selalu berpikir bahwa kau pergi karena luka hatimu , …

akhirnya aku mengerti , …

terima kasih kawan akhirnya kau mau menjawab kegundahan hatiku selama ini, terima kasih kau telah memaafkan aku …

Meski Sudah terlambat, Kuucapkan selamat padamu atas pernikahan mu …

Aku lega, aku bahagia , terima kasih Tuhan kau beri aku kesempatan, untuk mengetahui rahasia hatiku sendiri, …

hujan itu telah berhenti bagiku, meski deras terasa

mendung itu telah berlalu bagiku, meski langit cerah tidak bisa kulihat saat itu

aku hanya tau, bahwa aku tidak sendiri lagi saat ini ^_^

… Teruskan perjuangan mu kawan, karena hidup adalah perjuangan!